BBMKG Wilayah I Sukses Gelar Sekolah Lapang Gempabumi Medan 2025: Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana
- Humas BBMKG Wilayah I
- 2025-11-21
MEDAN– Pada hari Jumat, 21 November 2025, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) di Medan. Mengusung tema peringatan "10 Tahun SLG : Membangun Budaya Sadar, Siaga, dan Selamat dalam Menghadapi Gempabumi dan Tsunami", kegiatan ini diadakan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman gempabumi.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Legislatif
Acara ini mendapat dukungan penuh yang ditandai dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya:
* Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D.
* Perwakilan Komisi V DPR RI, Dr. Musa Rajekshah, M.Hum.
* Walikota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas.
* Jajaran Forkopimda serta perwakilan stakeholder BMKG.
Dalam sambutannya, Walikota Medan bersama Komisi V DPR RI menyampaikan apresiasi serta dukungan yang kuat terhadap pelaksanaan Sekolah Lapang Gempabumi ini. Lebih lanjut, mereka menaruh harapan agar program edukasi kebencanaan ini dapat diperluas ke seluruh tingkatan pendidikan sebagai langkah konkret dalam membangun masyarakat yang lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana. Sebagai bagian dari edukasi data kesejarahan dan risiko, acara ini juga menampilkan penyerahan dokumen "Peta Seismisitas Sumatera Utara Periode 2005 - 2025" serta "Katalog Gempabumi Dirasakan".
Kunjungan ke Ruang Operasional BBMKG Wilayah I
Di sela-sela kegiatan edukasi dan simulasi, Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D, bersama Dr. Musa Rajekshah, M.Hum dari Komisi V DPR RI, menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan ke Ruang Operasional BBMKG Wilayah I.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya:
- Peningkatan kapasitas operasional dalam *monitoring* gempabumi.
- Penguatan sistem pelayanan informasi kebencanaan.
Melalui dukungan ini, BMKG berharap kualitas layanannya kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga informasi yang diberikan semakin cepat, tepat, dan andal.
Simulasi Darurat dan Implementasi Mitigasi Bencana
Kegiatan SLG tidak sebatas teori, namun juga menitikberatkan pada kesiapan tindakan lapangan. Untuk mewujudkan hal tersebut, panitia menyelenggarakan simulasi gempabumi kuat serta *table top exercise*. Rangkaian simulasi ini difokuskan sebagai bentuk penguatan respons dan melatih kesiapsiagaan peserta ketika benar-benar menghadapi situasi darurat gempabumi.
Secara keseluruhan, pelaksanaan SLG Kota Medan Tahun 2025 ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan dalam bidang mitigasi bencana. Melalui kolaborasi antara penyampaian materi ilmiah, simulasi lapangan, serta peningkatan koordinasi lintas sektor, kegiatan ini diyakini mampu membangun budaya sadar bencana yang kuat dan meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi gempabumi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya.